Oleh: budisulis | 21 Oktober, 2012

Kenali Musim Sebelum ke Seoul

Seoul terletak di sebelah utara Korea Selatan yang memiliki 4 musim. Musim dingin dimulai pada bulan Desember, dimana suhu mulai mencapai titik beku dan puncaknya terjadi di bulan Januari, dimana suhu kota Seoul berada di bawah 0 derajat Celcius. Pada musim dingin ini salju akan kita temui disepanjang jalan, pohon-pohon, atap rumah dan apapun yang ada dipermukaan jalan kota Seoul. Karena suhu udara begitu dingin, perlu persiapan pakaian yang cocok untuk musim ini, terlebih bagi orang Indonesia yang tidak terbiasa dengan suhu cuaca ekstrim.
Gunakan pakaian berlapis dan jaket tebal, tutup kepala dan telinga, sepatu tertutup yang dapat menahan dinginnya salju dan sarung tangan.

Memasuki bulan Maret hingga Mei kota Seoul mulai memasuki musim semi. Suhu udara pun mulai naik, walaupun mungkin bagi sebagian orang Indonesia suhu ini masih terbilang dingin. Musim semi disambut gembira oleh warga kota Seoul karena udaranya sangat nyaman untuk menikmati panorama alam yang begitu indah. Pada musim semi banyak festival yang diadakan di kota Seoul, dan yang paling menarik tentunya adalah Festival Cherry Blossom (Bunga Sakura). Di kota Seoul satu tempat yang populer dengan jajaran pohon sakura adalah Yeouido, sebuah area di pusat kota di sepanjang Sungai Han. Pohon bunga sakura yang tersusun rapi di sepanjang jalan Yeouido, ramai dikunjungi penduduk Seoul dan juga turis asing. Sambil bercengkrama dengan keluarga atau teman, mereka menikmati hangatnya musim semi di bawah pohon sakura dengan mengadakan berbagai acara seni pertunjukan.
Selain itu bunga sakura juga dapat dinikmati di Seoul Grand Park, Namsan Park dan Istana Daeksogung. Ingat bunga sakura memiliki waktu mekar yang terbatas (sekitar 1 minggu) dan tidak sama untuk setiap area, sehingga harus tepat menjadwalkan kunjungan ke festival ini (awal April).

Walaupun cuaca tidak sedingin pada bulan Januari atau Februari, kita harus tetap memperhatikan pakain yang dikenakan. Gunakan pakaian tebal atau jaket ringan dan sepatu casual yang dapat menahan hawa udara di musim semi.

Suhu tertinggi terjadi pada saat musim panas, yaitu antara bulan Juni hingga Agustus. Suhu panas dan udara yang lembab, mirip dengan cuaca di Indonesia, sehingga kita bisa langsung menyesuaikan diri dengan udara kota Seoul. Namun pada musim ini hujan sering turun tanpa diduga, demikian pula dengan cerahnya udara tidak selalu terus menerus, sehingga penting untuk menyediakan payung atau jas hujan. Gunakan pakaian yang nyaman, seperti pakaian sehari-hari di Indonesia.

Musim gugur, seperti musim semi merupakan waktu yang cukup nyaman untuk mengunjungi Seoul. Namun pada musim ini daun-daun mulai berguguran untuk menyambut musim dingin yang akan tiba. Musim gugur dimulai dari bulan September hingga November. Kenakan pakaian yang cukup hangat untuk menahan angin dan udara yang mulai menurun.


Responses

  1. Wah saya gak punya travel, maaf ga bs bantu.

    Sent from Yahoo Mail on Android

    From:”BudiSulis’ Travelblog” Date:Mon, 10 Aug, 2015 at 16:13 Subject:[BudiSulis’ Travelblog] Comment: “Kenali Musim Sebelum ke Seoul”


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 163 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: