Oleh: budisulis | 4 September, 2012

Untung Ada Travel Insurance

Banyak dari kita yang menganggap Travel Insurance atau asuransi perjalanan hanya sekadar pengeluaran biaya saja, padahal manfaatnya akan terasa pada saat kita mengalami musibah dan memerlukan penggantian biaya untuk menangani musibah tersebut. Begini kisahnya.
Pada beberapa waktu lalu, saya pergi dari Singapore ke Seoul menggunakan maskapai “CP” dengan transit di Hong Kong. Rencana penerbangan dari Singapore jam 8.15 malam dan tiba di Hong Kong sekitar jam 23.45 malam dan transit sekitar 1,5 jam untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Seoul pada jam 1 dini hari.
Ternyata penerbangan dari Singapore mengalami keterlambatan, sehingga baru take off sekitar jam 9 malam. Perjalanan ke Hong Kong ditempuh selama 3,5 jam, sehingga tiba di Hong Kong sekitar jam 00.15, padahal penerbangan berikut ke Seoul (dengan pesawat berbeda) adalah jam 1 pagi, berarti saya hanya punya waktu sekitar 45 menit untuk berjalan ke unit transit, untuk clearance barang bawaan dan berjalan ke gate tempat pesawat CP akan membawa saya ke Seoul. Dengan hanya waktu tersisa 30 menit, setelah melewati proses clearance yang lumayan antri, saya berlari menuju gate tempat boarding CP ke Seoul, untungnya jaraknya tidak terlalu jauh. Dan begitu sampai gate ternyata seluruh penumpang telah masuk pesawat, tinggal saya yang terakhir masuk (rupanya ditunggu sebentar)…Wah nyaris saja tertinggal!
Perjalan ke Seoul lancar dan tiba tepat waktu seperti yang direncanakan, yaitu pukul 5.15 pagi waktu Seoul.
Masalah baru muncul saat saya mau mengambil bagasi di belt conveyor, ternyata kopor-kopor saya tidak ada! Ditunggu hingga hampir satu jam belum muncul juga, bahkan conveyor sudah berganti dengan bagasi milik penerbangan lain. Wah bagaimana ini? Seumur-umur saya bepergian kemana-mana dengan pesawat yang bermacam-macam belum pernah bagasi saya sampai delayed atau hilang.
Akhirnya saya melapor ke bagian penanganan bagasi yang berada dekat belt conveyor tersebut. Ternyata bukan hanya saya yang bagasinya tertinggal, masih ada dua orang lain yang mengalami hal sama, dan semuanya berangkat dengan pesawat yang sama dari Singapore. Menurut petugas bagasi, kejadian seperti ini terjadi karena saat itu bandara Hong Kong sangat ramai dan waktu kedatangan pesawat dari Singapore dengan keberangkatan pesawat ke Seoul terlalu singkat, sehingga bagasi-bagasi kami tidak sempat dipindahkan ke pesawat yang membawa kami ke Seoul. Waduh, tuh kan karena perginya telat jadinya terlalu mepet waktunya.
Ini pengalaman bagi sahabat Budget Traveling yang akan bepergian dengan cara transit (maskapai yang sama) agar memperhatikan waktu transit minimal 2 jam, sehingga ada waktu buat petugas memindahkan bagasi kita ke pesawat berikutnya, termasuk kita juga tidak terburu-buru pindah ke pesawat berikutnya.
Setelah mengisi dokumen “Property Irregularity Report” atau laporan kehilangan/ketinggalan bagasi, maka saya sedikit lega karena pihak bandara menjanjikan bagasi-bagasi tersebut akan diangkut dengan penerbangan pertama dari Hong Kong ke Seoul hari tersebut, atau kurang lebih 6-9 jam kemudian. Laporan ini sangat penting karena berisi deskripsi bagasi kita dan juga alamat hotel tempat kita menginap, dimana bagasi nantinya akan dikirimkan ke alamat hotel tersebut. Selain itu kelegaan saya juga disebabkan saya telah membeli asuransi perjalanan di Bandung untuk perjalanan ini, sehingga setiap masalah yag terkait dengan perjalanan seperti berobat di rumah sakit, terkena kecelakaan, penundaan penerbangan, kehilangan bagasi termasuk bagasi terlambat seperti kasus saya dapat diclaim untuk penggantian biaya-biaya yang dikeluarkan akibat terkena musibah di atas, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Artinya dengan terlambatnya bagasi saya selama minimal 12 jam, maka semua pengeluaran yang terkait dengan keperluan selama bagasi belum diterima, seperti pembelian baju dan keperluan lain akan diganti asuransi senilai maksimal 500 USD (nilai ini tergantung perusahaan asuransi dan premi yang dibayar).
Akhirnya kami menuju hotel tanpa membawa bagasi, hanya tas tangan dan tas ransel saja. Saya terpaksa membeli baju kaos, baju tidur, celana dan barang-barang keperluan lain, karena semua baju dan keperluan lain ada di dalam bagasi. (Ini pentingnya kita membawa baju/pakaian cadangan di tas kabin, sehingga jika terkena kejadian yang sama, masih punya pakaian cadangan.
AKhirnya pada jam 11 malam, kopor saya datang juga. Saya langsung membuatkan surat pernyataan tanda terima kopor oleh pihak hotel (untuk bukti tambahan claim asuransi dan sekali lagi kita yang membuatkan konsepnya, pihak hotel tinggal mengisi jam penerimaan dan membubuhkan ttd serta cap hotel).
Setelah tiba di Indonesia kembali, maka saya langsung mengurus claim ke pihak asuransi untuk penggantian biaya yang telah dikeluarkan selama mengalami musibah tersebut.

Untuk claim asuransi jangan lupa untuk menyertakan “Property Irregularity Report”, form isian dari perusahaan Asuransi (menceritakan detail kejadian keterlambatan bagasi), copy tiket PP, boarding pass PP, copy paspor, bon pembelian pakaian dan keperluan lain serta surat keterangan atau pernyataan dari maskapai penerbangan tentang keterlambatan bagasi kita, berapa lama dan kenapa sampai terlambat (surat ini bisa diminta ke perwakilan maskapai penerbangan di bandara tujuan kita dan yang juga sangat membantu adalah surat keterangan dari hotel tentang kapan mereka menerima bagasi kita.
Di negara seperti Korea, sedikit sekali petugas yang bisa berbahasa Inggris, sehingga kita harus membuatkan draft/konsep isi surat pernyataannyan tersebut).
Akhirnya setelah menyerahkan semua dokumen yang diperlukan, klaim saya bisa diterima oleh PT Asuransi “A” dan diberikan penggantian biaya full.
Jadi jangan ragu untuk membeli asuransi perjalanan, dengan harga yang relatif murah, manfaatnya akan terasa saat kita membutuhkan, terutama untuk jaminan yg terkait kesehatan, seperti berobat ke dokter atau rumah sakit di negara yang kita datangi.
Mudah-mudahan cerita ini bermanfaat buat sahabat semua.
Wassalam.


Responses

  1. #Ririn Mayasari: Gak terlalu jauh, tapi harus naik taxi atau van

  2. kalau dari bandara kualalumpur ke sepang sirkuit jauh ngak ya?terimakasih

  3. Rekomeñ donk pak nama travel insurance yg bagus di jkt atau tangerang
    Thx

  4. #Dewi: Belum

  5. Pernah jalan2 ke sidney?

  6. #Susan: sama2, sdh.

  7. Sangat bermanfaat, terima kasih. Untuk asuransinya dah kelar juga?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: